Peranan kepemimpinan
menurut
H.G.Hicks
dan
C.R. Gullett
“ Organization : Theory and Behaviors”
•1. Bersikap
Adil
•2. Memberikan
Sugesti
•3. Mendukung
terwujudnya
Tujuan
•4. Katalisator
•5. Menciptakan
Rasa Aman
•6. Sebagai
Wakil
Organisasi
•7. Sumber
Inspirasi
•8. Bersikap
Menghargai
1. Bersikap
adil
(arbitrating)
Pemimpin harus bertindak adil dan tidak memihak.
2. Memberikan
sugesti
(suggesting)
•Sugesti bisa disebut
saran atau anjuran.
Dalam rangka kepemimpinan, sugesti merupakan kewibawaan atau pengaruh yang
seharusnya mampu menggerakan hati orang
lain.
3. Mendukung
tercapainya
tujuan
(supplying objectives)
•Tercapainya
tujuan
organisasi
tidak
terjadi
secara
otomatis,
melainkan
harus
didukung
oleh
berbagai
sumber.
4. Katalisator
Pemimpin
sebagai
Pelopor
dan
Pembawa
Perubahan.
5.
Menciptakan
Rasa Amam
(Providing Security)
Bawahan
merasa
aman,
bebas
dari
segala
perasaan
gelisah,
kekhawatiran,
dan
merasa
memperoleh
jaminan
keamanan
dari
pimpinan.
6.
Sebagai
wakil
organisasi
(representing)
7.
Sumber
inspirasi
(inspiring)
8. Bersikap
menghargai
(praising)
Tanggung
jawab
pemimpin
menurut
Robert C. Miljus
dalam
buku
“Effective Leadership and the motivation
of Human Resources”
•Menentukan
tujuan
pelaksanaan
kerja
realitas
(dalam
artian
kuantitas,
kualitas,
keamanan
dan
sebagainya)
•Melengkapai
para karyawan
dengan
sumber-sumber
dana
yang diperlukan
untuk
menjalankan
tugasnya.
•Mengkomunikasikan
pada
karyawan
tentang
apa
yang diharapkan
dari
mereka.
•Memberikan
susunan
hadiah
yang sepadan
untuk
mendorong
prestasi.
•Mendelegasikan
wewenang
apabila
diperlukan
dan
mengundang
partisipasi
apabila
memungkinkan.
•Menghilangkan
hambatan
untuk
pelaksanaan
pekerjaan
yang efektif.
•Menilai
pelaksanaan
pekerjaan
yang mengkomunikasikan
hasilnya.
•Menunjukan
perhatian
pada
karyawan.
Sumber : Ezra
Karamang SE, MM dan H.G.Hicks dan
C.R. Gullett
“ Organization : Theory and Behaviors
Tidak ada komentar:
Posting Komentar